Pada awalnya Penduduk Lampu’uk adalah pendatang dari Kawasan Asia Selatan (India, Kolombo, Bangladesh dan dain-lain) yang mendarat / terdampar pada saat berlayar ( niaga ) ke kawasan Asia Tenggara, itu dapat dibuktikan dengan peninggalan sejarah berupa batu nisan yang ada di Gampong Lampu’uk dan sekitarnya. Pada awal mulanya pendatang tersebut tinggal di kaki bukit tepatnya di Gampong Lamgirek sekarang ini. Namun lambat laun penduduk semakin bertambah sehingga tersebar ke kawasan Meunasah Pu’uk dan akhirnya disebutlah Gampong Lampu’uk. Sebelum masuknya Agama Islam ke Aceh yang dibawa oleh para Pedagang dari Gujarat melalui Kerajaan Samudera Pasai, masyarakat Lampu’uk pada saat itu banyak yang beragama Hindu, itu juga dapat dibuktikan dengan peninggalan benda-benda sejarah dan adat-istiadat. Tetapi setelah masuknya Agama Islam ke Aceh hingga ke kawasan Lampu’uk, seluruh masyarakatnya memeluk Agama Islam.
Karena pertambahan penduduk semakin hari semakin bertambah, maka Gampong Lampu’uk dijadikan sebuah kemukiman yang disebut dengan Kemukiman Lampu’uk. Kemukiman Lampu’uk terdiri dari 5 (lima) gampong, yaitu : Gampong Meunasah Mesjid, Gampong Meunasah Lambaro, Gampong Meunasah Cut, Gampong Meunasah Blang dan Gampong Meunasah Balee.
Pada saat Indonesia dijajah oleh Jepang, mayoritas masyarakat Kemukiman Lampu’uk mengungsi ke gampong tetangga karena Kemukiman Lampu’uk dijadikan basis pertahanan oleh tentara Jepang dari Agresi Belanda (NICA) di saat meletusnya perang Dunia ke-II. Itu juga dapat dibuktikan dengan peninggalan sejarah berupa Benteng Pertahanan Tentara Jepang.
Sejarah membuktikan bahwa banyak tokoh-tokoh yang menetap di Gampong Meunasah Mesjid, seperti : T. Abdullah, T. Yusuf, T. Badai, T. Imuem Ali yang menjadi Pemimpin atau Imuem Mukim Lampu’uk yang sangat dihormati dan menjadi tauladan bagi masyarakat Kemukimam Lampu’uk pada umumnya dan masyarakat Gampong Meunasah Mesjid pada khususnya.
Sejarah singkat tentang cikal bakal lahirnya perkampungan Meunasah Mesjid Lampuuk bersumber dari cerita Tokoh-tokoh masyarakat Gampong Meunasah Mesjid Lampuuk.